{"id":93,"date":"2016-01-25T05:47:54","date_gmt":"2016-01-25T05:47:54","guid":{"rendered":"http:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/?p=93"},"modified":"2016-05-21T11:29:56","modified_gmt":"2016-05-21T04:29:56","slug":"93","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/93\/","title":{"rendered":"Kisah cerita nabi muhammad"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Kisah cerita nabi muhammad<\/strong> \u2013 Semoga beberapa kisah singkat dibawah ini menjadikan teladan yang baik bagi kita semua , dimanakah kita mengambil teladan jika bukan pada nabi muhammad ? adakah orang didunia ini yang baik teladannya selain nabi muhammad ? oleh karena itu sering \u2013 seringlah membaca kisah beliau agar menjadikan kita sebagai hamba yang taat dan tabah dalam segala keadaan dan cobaan. untuk lebih jelas marilah sama \u2013 sama kita simak kisah dibawah ini dan petiklah hikmahnya<br \/>\n<a href=\"https:\/\/alhijazindowisata.com\/12-\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3.jpg\" rel=\"attachment wp-att-90\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-90\" src=\"https:\/\/alhijazindowisata.com\/12-\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3-1024x493.jpg\" alt=\"slide3\" width=\"1024\" height=\"493\" srcset=\"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3-1024x493.jpg 1024w, https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3-600x289.jpg 600w, https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3-300x145.jpg 300w, https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3-768x370.jpg 768w, https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/slide3.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><br \/>\nBismillahirrahmaanirrahiimDiriwayatkan pada saat itu Rasulullah baru tiba dari Tabuk, peperangan dengan bangsa Romawi yang kerap menebar ancaman pada kaum muslimin. Banyak sahabat yang ikut beserta Nabi dalam peperangan ini. Tidak ada yang tertinggal kecuali orang-orang yang berhalangan dan ada uzur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat mendekati kota Madinah, di salah satu sudut jalan, Rasulullah berjumpa dengan seorang tukang batu. Ketika itu Rasulullah melihat tangan buruh tukang batu tersebut melepuh, kulitnya merah kehitam-hitaman seperti terpanggang matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sang manusia Agung itupun bertanya, \u201cKenapa tanganmu kasar sekali?\u201d<br \/>\nSi tukang batu menjawab, \u201cYa Rasulullah, pekerjaan saya ini membelah batu setiap hari, dan belahan batu itu saya jual ke pasar, lalu hasilnya saya gunakan untuk memberi nafkah keluarga saya, karena itulah tangan saya kasar.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasulullah adalah manusia paling mulia, tetapi orang yang paling mulia tersebut begitu melihat tangan si tukang batu yang kasar karena mencari nafkah yang halal, Rasulpun menggenggam tangan itu, dan menciumnya seraya bersabda,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHadzihi yadun la tamatsaha narun abada\u201d, \u2018inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh oleh api neraka selama-lamanya\u2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah Rasulullah pulang pada waktu pagi. Tentulah beliau amat lapar ketika itu. Akan tetapi dilihatnya tidak ada apa pun yang tersedia untuk di buat sarapan. Yang mentah pun tidak ada lantaran Sayyidatina \u2018Aisyah rodliyallahu \u2018anhaa belum ke pasar. Hingga beliau shollallahu \u2018alaihi wasallam bertanya, \u201cBelum ada sarapan ya Khumaira?\u201d (Khumaira merupakan panggilan mesra bagi Sayidatina \u2018Aisyah yang berarti \u2018Wahai yang kemerah-merahan)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aisyah rodliyallahu \u2018anhaa menjawab dengan merasa agak serba salah, \u201cBelum ada apa-apa Yaa Rasulallah.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasulullah lantas berkata, \u201dKalau begitu saya puasa saja hari ini.\u201d tanpa sedikitpun tergambar rasa kesal di wajahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernah Rasulullah bersabda, \u201csebaik-baik lelaki adalah yang paling baik dan lemah lembut kepada isterinya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Subhaanallaah\u2026.Prihatin, sabar serta tawadhuknya Rasulullah sebagai kepala keluarga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada suatu ketika Rasulullah menjadi imam sholat. Diamati oleh para sahabat, pergerakan beliau antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi kemerutuk seolah-olah sendi-sendi pada tubuh beliau yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sahabat Umar yang tidak tahan melihat kondisi beliau itu segera bertanya sesudah selesai sholat :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYaa Rasulallah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, apakah anda sakit yaa Rasulallah?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak, ya Umar. Alhamdulillah, saya sehat dan segar\u201d jawab beliau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYaa Rasulallah\u2026 mengapa tiap kali baginda menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergesekan di tubuh baginda?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kami yakin anda tengah sakit\u2026\u201d desak Umar penuh cemas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat kaget. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, untuk menahan rasa lapar. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYaa Rasulallah! Adakah bila baginda menyatakan lapar dan tidak punya makanan, kami tidak akan mendapatkannya buat baginda?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah itu beliau menjawab dengan lembut dan senyum, \u201dTidak para sahabatku. saya tahu, apa pun akan kalian korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah yang akan saya jawab di hadapan ALLAH nanti, apabila saya sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?\u201d \u201cBiarlah kelaparan ini selaku hadiah ALLAH buatku, supaya umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di Akhirat kelak.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Subhanallaah\u2026begitu cintanya beliau pada umatnya\u2026..sedang cinta kita untuk beliau??? apakah kita sering ingat kepada beliau??? apakah kita sering membaca sholawat untuk beliau??? apakah akhlak Rasulullah yang begitu lembut, santun, pemaaf, ikhlas dan tawadlu\u2019 serta selalu menyentuh hati telah kita teladani???<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Baginda pernah tanpa rasa canggung sedikitpun makan di sebelah seorang tua yang penuh kudis, miskin dan kotor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hanya diam dan bersabar saat kain surbannya diambil dengan kasar oleh seorang Arab Badwi sampai berbekas merah di lehernya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang dikencingi si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut perbuatan itu.<br \/>\nKecintaannya yang besar kepada ALLAH TA\u2019ALA dan rasa kehambaan pada diri Rasulullah shollallahu \u2018alaihi wasallam yang tinggi menjadikan beliau seorang yang tawadlu\u2019 yang tidak ingin dimuliakan.Anugerah kemuliaan dari ALLAH tidak dijadikan sebab untuk merasa lebih dari yang lain, ketika di depan umum maupun dalam kesendirian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika pintu Surga telah terbuka, seluas-luasnya untuk baginda, baginda masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah, hingga pernah baginda terjatuh, lantaran kakinya sudah bengkak-bengkak. Fisiknya sudah tidak mampu menanggung kemauan jiwanya yang tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bila ditanya oleh Sayyidatina \u2018Aisyah rodliyallahu \u2018anhaa, \u201cYaa Rasulallah, bukankah anda telah dipastikan masuk Surga? Mengapa anda masih bersusah payah begini?\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawab baginda dengan lunak, \u201cYaa \u2018Aisyah, bukankah saya ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya saya ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rasulullah benar-benar sosok hamba yang sangat bersyukur kepada-Nya, beliau mensyukuri semua anugerah yang beliau terima dengan ibadah yang sungguh-sungguh\u2026.Subhaanallaah\u2026..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikian sedikit apa yang bisa kami sampaikan mengenai agungnya dan mulianya Rasulullah, tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih untuk siapa saja yang menyempatkan waktu membaca artikel sederhana ini<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kisah cerita nabi muhammad \u2013 Semoga beberapa kisah singkat dibawah ini menjadikan teladan yang baik bagi kita semua , dimanakah kita mengambil teladan jika bukan pada nabi muhammad ? adakah orang didunia ini yang baik teladannya selain nabi muhammad ? oleh karena itu sering \u2013 seringlah membaca kisah beliau agar menjadikan kita sebagai hamba yang taat dan tabah dalam segala keadaan dan cobaan. untuk lebih&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[56,1],"tags":[78,77],"class_list":["post-93","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah-islami","category-uncategorized","tag-kisah-nabi-muhammad","tag-rasulullah","clearfix"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=93"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/93\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=93"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=93"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhijazindowisata.com\/v3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=93"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}